Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 April 2013

Makna Di Balik Pesan R.A Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang





Habis Gelap Terbitlah Terang
Dalam rangka mengenang perjuangan sosok yang mungkin tidak asing lagi ditelinga kita, yaitu seorang wanita Indonesia yang berjuang untuk kaumnya, wanita Indonesia, yaitu R.A Kartini. Dan setiap tanggal 21 April, Bangsa Indonesia memperingatinya sebagai tonggak sejarah kelahirannya.

Namun, satu hal yang jarang diungkapkan, bahkan terkesan disembunyikan dalam catatan sejarah, adalah usaha Kartini untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, serta bercita-cita agar Islam disukai. Simak suratnya yang dikirimnya kepada Ny. Van.Berikut ini :

”Kartini berada dalam proses dari kegelapan menuju cahaya (door duisternis Tot Licht). Namun cahaya itu belum purna menyinarinya secara terang benderang, karena terhalang oleh tabir tradisi dan usaha westernisasi. Kartini telah kembali kepada Pemiliknya, sebelum ia menuntaskan usahanya untuk mempelajari Islam dan mengamalkannya, seperti yang diidam-idamkannya: Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai” (Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902).

Sosok Kartini bahkan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kampanye emansipasi yang menyalahi fitrah wanita, yakni mendorong kaum wanita agar diperlakukan sederajat dengan kaum pria, diperlakukan sama dengan pria, padahal kodrat pria dan wanita berbeda, demikian pula peran dan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi ini.

Kian hari emansipasi kian mirip saja dengan liberalisasi dan feminisasi. Sementara Kartini sendiri sesungguhnya makin meninggalkan semuanya, dan ingin kembali kepada fitrahnya.

Perjalanan Kartini adalah perjalanan panjang. Dan dia belum sampai pada tujuannya. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak sepenuhnya dapat lepas dari kungkungan adatnya. Jangan salahkan Kartini kalau dia tidak dapat lepas dari pengaruh pendidikan Baratnya.Kartini sudah berusaha untuk mendobraknya.

Yang kita salahkan adalah mereka yang menyalah-arti-kan kemauan Kartini. Kartini tidak dapat diartikan lain kecuali sesuai dengan apa yang tersirat dalam kumpulan suratnya :“Door Duisternis Tot Licht” yang telanjur diartikan sebagai “Habis Gelap Terbitlah Terang”.



Prof. Haryati Soebadio (cucu tiri Ibu Kartini) mengartikan kalimat “Door Duisternis Tot Licht” sebagai “Dari Gelap Menuju Cahaya” yang bahasa Arabnya adalah “Minazh-Zhulumaati ilan-Nuur“. Kata dalam bahasa Arab tersebut, tidak lain, merupakan inti dari dakwah Islam yang artinya: membawa manusia dari kegelapan (jahiliyah) ke tempat yang terang benderang (hidayah atau kebenaran Ilahi), sebagaimana firman-Nya:

”Allah pemimpin orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Dan orang-orang kafir pemimpinnya adalah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya ke kegelapan. Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal didalamnya” (QS. Al-Baqarah : 257).

Kartini yang dikungkung oleh adat dan dituntun oleh Barat, telah mencoba merintis jalan menuju benderang kebenaran Ilahi. Tapi anehnya, tak seorang pun melanjutkan perjuangannya. Wanita-wanita kini mengurai kembali benang yang telah dipintal Kartini. Sungguhpun mereka merayakan hari lahirnya, namun mereka mengecilkan arti perjuangannya.

Gagasan-gagasan cemerlang Kartini yang dirumuskan dalam kamar yang sepi, mereka peringati di atas panggung yang bingar. Kecaman Kartini yang teramat pedas terhadap Barat, mereka artikan sebagai isyarat untuk mengikuti wanita-wanita Barat habis-habisan.

Kartini merupakan salah satu contoh figur sejarah yang lelah menghadapi pertarungan ideologi. Ia berusaha mendobrak adat, mengelak dari Barat, untuk mengubah keadaan. Dalam sebuah suratnya Kartini mengatakan: ”Manusia itu berusaha, Allah-lah yang menentukan” (Surat Kartini kepada Ny. Ovink Soer, Oktober 1900).

Bahkan Kartini bertekad untuk memenuhi panggilan surat Al-Baqarah:193, berupaya untuk memperbaiki citra Islam selalu dijadikan bulan-bulanan dan sasaran fitnah. Dengan bahasa halus Kartini menyatakan: “Moga-moga kami mendapat rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai.” (Surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902)

Benarkah R.A Kartini Pencetus Emansipasi Wanita?
Emansipasi, itulah yang sering disandingkan oleh banyak oknum mengenai sosok Kartini.Benarkah hal ini? Lantas wujud emansipasi semacam apa yang sebenarnya disampaikanKartini? sehingga orang identik menyebutnya sebagai salah satu pencetus emansipasi bagi wanita? Surat Kartini-lah yang akan menjawabnya, di sini;

“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. [Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902].

Inilah gagasan Kartini yang sebenarnya, namun kenyataannya sering diartikan secara sempit dengan satu kata: emansipasi. Sehingga setiap orang bebas mengartikan semaunya sendiri.



Pada dasarnya, Kartini ingin berjuang di jalan Islam. Tapi karena pemahamannya tentang Islam belum menyeluruh, maka Kartini tidak mengetahui panjangnya jalan yang akan ditempuh dan bagaimana cara berjalan di atasnya.

Namun Kartini berjuang seorang diri, dengan segala keterbatasan. Ali bin Abi Thalib menegaskan: ”Kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir”.

S U M B E R

Inilah Makna Di Balik Pesan R.A. Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang semoga menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung.

Sabtu, 13 April 2013

Bografi : Leonardo Da Vinci

       Leonardo da Vinci adalah nama yang sangat populer di dunia terutama dibidang seni lukis. Mahakaryanya sampai kini masih tersimpan dimuseum Louvre Paris adalah lukisan Mona Lisa yang mengundang perdebatan hingga kini. Selain sebagai seniman, Da Vinci dikenal juga sebagai arsitek, musisi, ilmuwan,penulis dan pematung. Ia salah satu manusia jenius dengna kemampuan komplit. Bicara Da vinci tentu mainstream kita akan tertuju pada dua lukisan populer berjudul The Last Supper(jamuan makan terakhir) dan monalissa. Da Vinci juga dikenal sebagai ilmuwan karna banyak ide dan gagasannya yang kimi baru tercipta seperti tank, mobil, kapal selam dan pesawat terbang. Namun ide Da vinci sebagian besar hanya tertuang lewat sketsa dan lukisan. Namun, ide-ide tersebut turut menyumbangkan kemajuan teknologi modern.
Biodata Leonardo Da Vinci

Nama : Leonardo da Vinci (Leonardo di Ser Piero da Vinci).
Tanggal Lahir : 15 April 1452.
Tempat Lahir : Firenze, Italia. Meninggal : Clos Lucé, Perancis, 2 Mei 1519 (umur 67 tahun).
Makam : Kapel St. Hubert di kastel Amboise,Perancis.
Aktifitas : arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans.

Karya populer :
1. Lukisan Jamuan Terakhir(The Last Supper) dilukis di dinding biara Santa Maria di Milan.
2. Lukisan Mona Lisa (tersimpan di museum Louvre Paris).
3. Sketsa arsitektur rancangan Kota Milan.
4. Sketsa rancangan pesawat terbang, kapal dan kapal selam

 
Karya Populer Davinci (The Last Supper). 

         Sejak kecil Da Vinci sudah mulai belajar melukis dengan dengan Andrea del Verrocchio. Kemampuan melukisnya bahkan melebihi sang guru. Tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan.Hasil karyanya yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Da Vinci tidak hanya melukis dan membuat patung, tetapi membuat rancangan jalan, sungai, kanal-kanal di kota Milan. Ia juga terampil menyanyi dan memainkan musik. Da Vinci kemudian dipekerjakan di kota Milan oleh Raja Louis XII dan Paus Leo X di kota Roma. Ia membantu Raphael dan Michaelangelo merancang katedral Santo Petrus. Dalam hidupnya Leonardo sangat tertarik pada ilmu pengetahuan. Ia mulai mempelajari burung terbang dan mulai merancang mesin terbang. Pemikirannya itu terdapat dalam buku catatanya sebanyak 7.000 halaman. Didalam buku itu juga terdapat sketsa tentang studi tubuh manusia. Pada zaman itu, anatomi tubuh manusia tak lebih dari sekadar kira-kira karena siapapun dilarang keras membedah jenazah. Dengan kenekatannya mencuri-curi kesempatan membedah-bedah tubuh orang mati, di kemudian hari tindakan yang tak lazim di zamannya ini memberikan kontribusi yang sangat besar bagi dunia kedokteran.


 
Karya Da Vinci Lukisan Monalisa 

          Mahakaryanya, Jamuan Terakhir(The Last Supper) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang. Setelah Da Vinci wafat, banyak kontroversi yang muncul. Ia diduga memegang peranan di rahasia Priory of Sion. Banyak fakta menununjukkan Priory of Sion adalah organisasi yang menjaga ketat rahasia sejarah kristiani menurut versi yang berbeda dari kitab Injil yang beredar di masyarakat. Hal yang dirahasiakan adalah mengenai siapa sesungguhnya orang yang disalib (yang sekarang dipercayai sebagai yesus). Ada dugaan bahwa Yesus sebenarnya tidak disalib. Dalam versi yang sempat menimbulkan kontroversi ini diyakini bahwa orang yang disalib sesungguhnya adalah Pembaptis Santo Yohanes , hal ini tersirat dari seringnya Da Vinci melukis Sang Santo dalam posisi telunjuk menuding ke atas sebagai simbolisasi 'Putra Allah'. Versi yang tak kalah mengagetkan adalah kemungkinan Maria Magdalena si bekas perempuan penghibur diperistri oleh Yesus. Namun hal tersebut tidak terbukti kebenarannya, hingga saat ini. Tudingan ini hanya dianggap sebagai langkah untuk memojokkan posisi umat Kristiani.

 Sumber : http://biografiteladan.blogspot.com